Anggota DPRD Tanjab Barat sebut Badan Usaha Milik Daerah
(BUMD) Tanjab Barat minim gagasan dan inovasi untuk membantu meningkatkan
kemajuan daerah.Seharusnya badan usaha yang yang berperan penting dan ujung
tombak untuk daerah harus ada gagasan untuk membangkit ekonomi masyarakat
maupun daerah.
Sementara itu, Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi dimintai
tanggapannya terkait hal ini mengaku memang belum ada terobosan dan program
khusus soal BUMD, namun dirinya berjanji akan memperbaiki BUMD Tanjabbar
kededepannya.
Dikutip dari jambi.tribunnews.com
Sufrayogi Saiful Politisi Partai Golkar,
bahkan menurutnya Direktur BUMD sekarang dianggap tidak layak dan tidak mampu
mempersembahkan kontribusi untuk membangkit atau meningkatkan perekonomian
daerah.
Dirinya meminta pihak eksekutif serius dalam membina dan
menetapkan pimpinan BUMD agar bisa menciptakan terobosan inovasi dunia usaha
yang mengangkat derajat perekonomian daerah melalui BUMD.
Menurutnya, seharusnya BUMB yang merupakan perusahaan
berpelat merah berperan sebagai pembantu dalam meningkatkan perekonomian. Kalau
tidak ada kontribusi mending BUMD tidak ada samasekali.
BUMD sekarang tidak mampu dan tidak layak, karena selama ini
belum ada gagasan dan inovasi apa yang telah diperbuat untuk kemajuan daerah,
tidak ada," ujarnya, Selasa (3/9/2019).
Dirinya meminta pihak eksekutif serius dalam membina dan
menetapkan pimpinan BUMD agar bisa menciptakan terobosan inovasi dunia usaha
yang mengangkat derajat perekonomian daerah melalui BUMD.
Kitakan masih baru, tentu hal ini akan masuk dalam program
kita kedepannya, dan jadi PR buat saya," ungkap Agus Sanusi singkat. (Sr)
Sumber Berita dan Dokumentasi Foto : jambi.tribunnews.com
Reporter : Sewiji Rahayu
Mahasiswi PPL STAI AN-NADWAH Kuala Tungkal
Program : Kabar Sore
On Air : Rabu, 4 Septermber 2019 Pukul : 17.00 WIB
Penyiar :Krisniyanti