Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun
Meteorologi Klas I Sultan Thaha Jambi menyebutkan, awal musim hujan untuk 11
wilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi bulan Oktober mendatang.
Addi Setiadi, S. IP Kepala Stasiun Meteorologi Klas I Sultan
Thaha Jambi, usai menjadi narasumber di Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana
Daerah se-Tanjab Barat Rabu (28/8/2019) lalu, menyampaikan perihal analisa datangnya
musim hujan untuk wilayah Provinsi Jambi itu.
"Berdasarkan
analisa Klimatologi, awal musim hujan untuk berbagai tempat di 11 Kabupaten dan
Kota di Provinsi Jambi pada umumnya, akan terjadi di bulan Oktober
mendatang," Jelas Addi Setiadi di
Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjabbar, Rabu (28/8/2019). Addi Setiadi yang
juga selaku koordinator BMKG Provinsi Jambi ini menjelaskan, untuk awal musim
hujan ditentukan apabila jumlah curah hujan per Dasarian lebih besar dari 50
milimeter dari tanggal 1 hingga 10, diikuti dengan dua Dekade berikutnya.
"Tapi di bulan
September sudah hujan, hanya saja hujan lokal, menurut BMKG hujan pada bulan September ini bukanlah
pertanda bahwa awalnya musim hujan" ujarnya!
Sementara itu untuk hujan yang terjadi beberapa hari
terakhir jelas Addi Setiadi, merupakan pengaruh adanya Madden Julian Oscilation
(MJO) atau fenomena gelombang atmosfer tropis. Namun untuk Agustus ini wilayah
Tanjung Jabung masih dalam puncak musim kemarau, sementara September mendatang
memasuki hujan lokal dan hampir diseluruh wilayah di Jambi tetapi tidak
signifikan. Hujan lokal tersebut pun dikatakan Addi tidak terjadi secara
serentak atau ada yang terjadi siang hari, malam ataupun sore. (Sumber Berita dan
Dokumentasi Foto : jambi.tribunnews.com)
Reporter : Asmaul Akbar
Mahasiswa PPL STAI AN-NADWAH Kuala Tungkal
Program : Kabar Sore
On Air : Rabu, 4 Septermber 2019 Pukul : 17.00 WIB
Penyiar :Krisniyanti
