Setelah beberapa bulan tak diguyur hujan, sejak kemarin
hingga pagi ini Kota Kuala Tungkal diguyur hujan. Musim kemarau cukup lama melanda Provinsi Jambi. Di Kabupaten
Tanjung Jabung Barat kemarau panjang
tentu sangat berpengaruh pada ketersediaan air hingga udara yang panas.
Setelah dilakukannya Salat Istisqa beberapa waktu lalu yaitu
pada 22 Agustus kemarin hujan mulai mengguyur Kota Kuala Tungkal. Hal ini sangat dinantikan masyarakat pasca musim kemarau
yang berkepanjangan melanda Tanjab
Barat.
Pantauan Tribunjambi.com di lapangan saat ini hujan cukup
deras membasahi bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan sejak Selasa lalu. Namun pada Selasa kemarin, hujan turun pada siang hari
sekitar 15 menit. Kemudian hujan turun kembali pada sore hari sekitar 30 menit.
Hujan yang sudah turun sejak pagi ini juga diselimuti langit
yang gelap. Diperkirakan hujan ini turun secara merata di Kabupaten Tanjab
Barat. Hujan cukup deras membasahi bumi Serengkuh Dayung Serentak
ke Tujuan (Kabupaten Tanjab Barat) sejak Selasa lalu (27/8/2019).
Hujan cukup deras membasahi bumi Serengkuh Dayung Serentak
ke Tujuan (Kabupaten Tanjab Barat) sejak Selasa lalu (27/8/2019). (tribunjambi/darwin
sijabat)
Sebelumnya Andri, warga Kuala Tungkal kepada Tribunjambi.com
mengungkapkan jika hujan ini sangat dinantikan masyarakat pasca musim kemarau
yang melanda Tanjab Barat. Katanya, musim kemarau ini sangat mempengaruhi pasokan air
bersih di Tanjab Barat khususnya Kuala Tungkal.
"Alhamdulillah yang namanya anugerah Tuhan harus
disyukuri. Ini sangat kita nantikan," katanya kepada Tribunjambi.com,
Selasa (27/8/2019).
Hujan yang dinantikan masyarakat ini menurutnya hal yang
sangat disyukuri. Sebab beberapa bulan terakhir musim kemarau melanda Kabupaten
Tanjung Jabung Barat. Kejadian turunnya hujan ini disyukuri masyarakat Kuala
Tungkal. Ucapan syukur ini disampaikan masyarakat melalui aku sosial media
mereka. (MS)
Reporter : Muhammad Said
Mahasiswa PPL STAI AN-NADWAH Kuala Tungkal
Program : Kabar Sore
On Air : Rabu, 4 Septermber 2019 Pukul : 17.00 WIB
Penyiar : Krisniyanti
