Namaku Adi putra, Lahir di Parit
Atong 09 November 1998. Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara, buah dari
pasangan Abdul gani dan bainah. Adi adalah panggilan akrabku, Aku terlahir dari
keluarga yang sangat sederhana. Ayahku seorang petani di kampung. Sedangkan
Ibuku adalah seorang ibu rumah tangga. Sejak kecil Ibu selalu menasehatiku agar
rajin beribadah, bersikap jujur dan baik terhadap sesama.
Ketika berumur 6 tahun, aku mulai
bersekolah di SDN 101 Pasar minggu,
kemudian setelah lulus melanjutkan pedidikan di pondok pesantren selama
3 tahun. Selepas lulus dari pondok pesantren. Aku pindah ke kota Kuala Tungkal
dan tinggal bersama nenek di sekitaran jalan panglima dan melanjutkan
pendidikan di MA PHI kuala Tungkal yang tak jauh dari sana.
Sewaktu masih PHI saya pernah
mengikuti lomba MTQ dan saya pun mendapatkan juara 2 walaupun tidak mendapatkan
juara 1 tetapi saya tidak patah semangat untuk terus belajar mengaji tilawah.
Semenginjak PHI dulu sebetulnya aku sudah suka dengan dunia
kepenulisan, saya suka membaca dan menulis kaligrafi walaupun tak pernah aku
publikasikan kepada siapapun termasuk teman-teman dekatku. Rasa minder dan
merasa tulisanku jelek kadang membuatku merasa tak berbakat menjadi seorang
berkarya.
Hobiku adalah olahraga futsal, bulu
tangkis dan banyak lain nya tapi yang paling saya sukai itu bermain bulu
tangkis dan saya juga pernah ikut turnamen yang di adakan oleh BEM Stai
An-nadwa dan Alhamdulillah saya mendapat juara 2 dalam turnamen tersebut walaupun
hadiahnya tidak seberapa saya tetap senang karena saya dapat juara dari hasil
keringat sendiri.
Setelah saya lulus dari Aliyah PHI
saya melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu di Stai An-nadwah
Kuala Tungkal saya tidak menyangka hal ini akan terjadi padahal didalam hati
saya sewaktu di PHI saya tidak ingin kuliah tetapi ingin bekerja membantu orang
tua tetapi orang tua berikeinginan dan menyuruh saya untuk melanjutkan
perkuliahan agar bisa menjadi orang yang sukse nantinya.
Saya di stai An-Nadwah juga mengikuti berbagai organisasi seperti
pramuka,Forsima dan PMII tetapi saya jarang aktif dalam organisasi tersebut
karena banyak kegiatan juga seperti mengajar anak-anak mengaji dan pulang ke
rumah membantu orang tua berkebun dan banyak lainnya.
