Home » » HASIL LAUT KOTA KUALA TUNGKAL

HASIL LAUT KOTA KUALA TUNGKAL


    1.    Lokan
Nama “Lokan” sendiri merujuk pada hewan laut sejenis kerang yang biasanya hidup di dekat muara-muara sungai atau di kawasan vegetasi rawa, dimana juga ditumbuhi oleh macam-macam tumbuhan air. Lokan mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan tiram. Di kuala tungkal udah jarang di temukan Lokan dan bisanya lokan banyak terdapat di Bangka Belitung. Di Bangka kita bisa dengan mudah mencari dan menikmatinya.
Lokan bisa ditemukan di bagian utara dan selatan Pantai Pasirpadi. Di sekitarnya ada pulau kecil dengan beberapa pohon yang tumbuh di atasnya. Masyarakat setempat menyebutnya Pulau Punai. Bila air sedang surut, tak jauh dari pulau kecil ini atau di sepanjang garis Pantai Pasirpadi sering dijumpai masyarakat sekitar yang sedang mencari lokan. Jenis kerang-kerangan yang kelak akan menjadi lempah kuning lokan, salah satu kuliner khas Pulau Bangka.
Cara mencarinya unik. Sebuah alat yang tertancap di pasir dengan kedalaman tertentu digunakan sebagai perangkap. Bila ada kerang, maka alat itu akan menyeretnya lalu muncul ke permukaan.
Pantai Pasirpadi terletak di Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, sekitar 8 kilometer dari pusat Kota Pangkal Pinang. Pantai ini memiliki garis pantai dengan hamparan pasir putih sepanjang kira-kira dua kilometer. Struktur pantainya landai dan kontur pasir yang padat, menjadikan pantai ini  nyaman dilalui pejalan kaki bahkan oleh kendaran roda dua maupun roda empat. Sebelum dimasak, lokan biasanya diambil dalam jumlah banyak menggunakan jaring. Lokan yang sudah terkumpul kemudian dibersihkan dan dimasak bersama air serai atau bumbu saus tiram dan santan.
Kuah lokan laut yang mengandung bumbu santan saus tiram mempunyai rasa yang lebih nikmat. Lokan laut saat ini sudah diberi sentuhan bumbu tambahan sehingga mempunyai cita rasa asam dan pedas.

2.    Kerang
Pengertian kerang bersifat umum dan tidak memiliki arti secara biologi namun penggunaannya luas dan dipakai dalam kegiatan ekonomi.
Dalam pengertian paling luas, kerang berarti semua moluska dengan sepasang cangkang (lihat Bivalvia). Dengan pengertian ini, lebih tepat orang  menyebutnya kerang-kerangan dan sepadan dengan arti clam yang dipakai di Amerika. Contoh pemakaian seperti ini dapat dilihat pada istilah "kerajinan dari kerang".
Kata kerang dapat pula berarti semua kerang-kerangan yang hidupnya menempel pada suatu objek. Ke dalamnya termasuk jenis-jenis yang dapat dimakan, seperti kerang darah dan kerang hijau (kupang awung), tetapi tidak termasuk jenis-jenis yang dapat dimakan tetapi menggeletak di pasir atau dasar perairan, seperti lokan dan remis.
Kerang juga dipakai untuk menyebut berbagai kerang-kerangan yang bercangkang tebal, berkapur, dengan pola radial pada cangkang yang tegas. Dalam pengertian ini, kerang hijau tidak termasuk di dalamnya dan lebih tepat disebut kupang. Pengertian yang paling mendekati dalam bahasa Inggris adalah cockle.
Dalam pengertian yang paling sempit, yang dimaksud sebagai kerang adalah kerang darah (Anadara granosa), sejenis kerang budidaya yang umum dijumpai di wilayah Indo-Pasifik dan banyak dijual di warung atau rumah makan yang menjual hasil laut.
Kandungan nutrisi di dalam kerang

Ada beberapa jenis kerang yang banyak tersedia di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah kerang dara dan kerang hijau. Keduanya sama-sama bernutrisi selama Anda memilih kerang yang segar.
Berikut adalah kandungan zat gizi yang bisa Anda dapatkan dari kira-kira 85 gram kerang.
Protein: 11 gram atau 22 persen dari angka kecukupan gizi (AKG) harian, Lemak: 1 gram atau 1 persen dari AKG, Asam lemak omega-3: 168 miligram, Zat besi: 12 miligram atau 66 persen dari AKG, Vitamin A: 10 mikrogram atau 9 persen dari AKG, Vitamin B12: 42 mikrogram atau 700 persen dari AKG, Vitamin C: 11,1 miligram atau 18 persen dari AKG, Kalsium: 78,2 miligram atau 7 persen dari AKG, Kalium: 533,8 miligram atau 15 persen dari AKG, Mangan: 0,4 miligram atau 21 persen dari AKG, Selenium: 20,7 mikrogram atau 30 persen dari AKG, Karbohidrat: 2 gram atau 1 persen dari AKG, Kalori: 63 kkal

Manfaat kerang untuk kesehatan
Kerang ternyata punya berbagai manfaat yang sayang sekali kalau dilewatkan. Tertarik untuk mencoba makan kerang? Ini dia khasiatnya.  
1. Mengatasi anemia
Kerang kaya akan kandungan zat besi. Zat besi sendiri diperlukan untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein khusus yang bertugas untuk membawa oksigen dalam darah Anda ke seluruh tubuh. Tanpa hemoglobin dalam darah, organ-organ tubuh Anda tidak akan berfungsi dengan baik karena kurang oksigen.
Nah, makan kerang bisa membantu meningkatkan hemoglobin dalam darah. Dengan begitu, Anda yang punya penyakit anemia defisiensi zat besi bisa mendapatkan asupan zat besi yang cukup untuk membentuk hemoglobin.   

2. Menjaga kesehatan jantung
Anda bisa mendapatkan asupan asam lemak omega-3 yang tinggi dalam satu porsi kerang segar. Asam lemak omega-3 sendiri mampu menurunkan kadar trigliserida yang terlalu tinggi. Kadar trigliserida yang tinggi berisiko menyebabkan berbagai masalah jantung seperti pengerasan pembuluh arteri dan serangan jantung.  
Akan tetapi, jangan makan kerang secara berlebihan. Pasalnya, kerang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi juga berisiko buat kesehatan jantung Anda.

3. Membentuk dan merawat otot
Protein adalah zat gizi yang berperan penting dalam membentuk massa otot sekaligus merawatnya dari kerusakan jaringan atau sel. Buat Anda yang sering mengalami nyeri otot, protein juga bisa mempercepat proses pemulihan otot-otot yang kaku dan nyeri.
Seperti makanan laut lainnya, kerang juga kaya akan protein. Kerang bahkan jadi sumber protein yang lebih sehat dari daging sapi atau ayam karena kandungan lemak dan kalorinya lebih rendah.

4. Menjaga fungsi sistem saraf
Agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, sistem saraf dalam tubuh Anda memerlukan vitamin B kompleks. Salah satunya yaitu vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 berisiko menyebabkan kerusakan saraf hingga penurunan fungsi otak. 
Karena itu, manfaat kerang yang mengandung vitamin B12 dalam jumlah tinggi sayang sekali kalau dilewatkan. Makan kerang bisa membantu menjaga fungsi sistem saraf Anda, terutama pada bagian otak.
3.    Kepiting
Kepiting adalah binatang anggota krustasea berkaki sepuluh dari upabangsa (infraordo) Brachyura, yang dikenal mempunyai "ekor" yang sangat pendek (bahasa Yunani: brachy = pendek, ura = ekor), atau yang perutnya (abdomen) sama sekali tersembunyi di bawah dada (thorax). Tubuh kepiting dilindungi oleh cangkang yang sangat keras, tersusun dari kitin, dan dipersenjatai dengan sepasang capit. Ketam adalah nama lain bagi kepiting.
Kepiting terdapat di semua samudra dunia. Ada pula kepiting air tawar dan darat, khususnya di wilayah-wilayah tropis. Rajungan adalah kepiting yang hidup di perairan laut dan jarang naik ke pantai, sedangkan yuyu adalah ketam penghuni perairan tawar (sungai dan danau).
Kepiting beraneka ragam ukurannya, dari ketam kacang, yang lebarnya hanya beberapa milimeter, hingga kepiting laba-laba Jepang, dengan rentangan kaki hingga 4 m.
Katanya, daging kepiting mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Tak heran jika banyak orang yang menghindarinya. Meski begitu, makanan laut yang satu ini punya beragam nutrisi penting lainnya, lho. Jadi, jangan keburu menyimpulkan daging kepiting itu buruk bagi kesehatan, ya. Yuk, simak berbagai kandungan zat gizi dan manfaat daging kepiting bagi tubuh.

Kandungan nutrisi dalam daging kepiting
Manfaat daging kepiting tidak terlepas dari kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Berdasarkan informasi gizi yang dimuat dalam laman panganku.org, 100 gram daging kepiting segar memiliki kandungan gizi sebagai berikut:
Energi: 151 kalori, Protein: 13,8 gram, Lemak: 3,8 gram, Kalsium: 210 mg, Fosfor: 250 mg, Vitamin A: 61 mcg, Vitamin B1: 0,05 mg, Kolesterol: 78 mg
Selain beragam nutrisi di atas, daging kepiting juga mengandung nutrisi lain yang sama pentingnya seperti asam folat, vitamin B kompleks, serta berbagai mineral (kalium, magnesium, zat besi, yodium, selenium, zinc, dan mangan).
Daging kepiting juga kaya akan lemak menyehatkan dalam bentuk omega-3. Bahkan, cukup dengan mengonsumsi 100 gram daging kepiting, Anda sudah memenuhi 45% kebutuhan omega-3 dalam sehari. Zat gizi ini tidak diproduksi oleh tubuh, karena itu konsumsi daging kepiting dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan asupannya.
Manfaat daging kepiting untuk kesehatan
Baik dipanggang, dibakar, maupun direbus, kelezatan daging kepiting memang tak ada duanya. Selain lezat, kandungan nutrisi dan manfaat daging kepiting juga berperan penting dalam menjaga fungsi berikut:
1. Membantu memelihara kesehatan jantung
Lemak seringkali dikaitkan dengan penyebab penyakit jantung, tapi lemak yang terdapat pada kepiting merupakan omega-3 yang justru dapat membantu memelihara kesehatan jantung Anda. Omega-3 dapat membantu tubuh menyeimbangkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan risiko penyumbatan plak kolesterol pada pembuluh darah sehingga anda terlindungi dari risiko stroke dan penyakit jantung.

2. Baik untuk kesehatan otak
Dilansir dari Healthline, kandungan omega-3 dan vitamin B-12 dalam daging kepiting dan hewan sejenisnya sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan otak. Beberapa penelitian pun menunjukkan bahwa kedua zat gizi tersebut juga berperan penting dalam perkembangan otak anak dan memelihara fungsi otak pada orang dewasa.

3. Mendorong kinerja sistem kekebalan tubuh
Ternyata, buah kaya vitamin C bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dapat menunjang sistem kekebalan tubuh. Daging kepiting pun memiliki fungsi serupa berkat kandungan selenium di dalamnya.
Selenium merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh serta bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari penyakit akibat peradangan seperti artritis, asam urat, dan penyakit pada saluran pencernaan.

4. Berpotensi menurunkan berat badan
Bosan dengan makanan yang itu-itu saja dalam program diet Anda? Daging kepiting mungkin bisa menjadi alternatifnya. Bahan makanan ini rendah kalori tapi kaya protein dan lemak ‘baik’. Keduanya akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah Anda mengonsumsi makanan secara berlebihan.
Meskipun kolesterolnya terbilang tinggi, kandungan nutrisi dan manfaat daging kepiting bisa Anda dapatkan selama Anda cermat memerhatikan beberapa hal. Konsumsilah dalam jumlah yang wajar, gunakan metode memasak yang lebih sehat, dan perhatikan apakah ada reaksi alergi setelah mengonsumsinya.
Jika mengonsumsinya dengan tepat, daging kepiting bisa menjadi salah satu sumber protein hewani terbaik yang Anda konsumsi.

4.    Cumi-cumi
Tekstur dari cumi-cumi yang kenyal dan rasanya yang gurih membuat makanan laut ini menjadi salah satu menu favorit para pencinta seafood. Tapi tidak hanya menggugah selera, ternyata cumi-cumi juga diperkaya dengan kandungan gizi yang cukup lengkap. Lantas, apa saja manfaat cumi-cumi untuk kesehatan?
Apa saja manfaat cumi-cumi untuk kesehatan?
1. Menurunkan kolesterol berkat kandungan lemak sehatnya
Cumi mentah memiliki total kandungan lemak dan kalori yang sangat rendah. Setiap 100 gram cumi-cumi hanya mengandung 1,2 gram lemak total, tapi hanya 0,5 gram saja yang merupakan lemak jenuh.
Lemak tak jenuh dianggap sebagai lemak ‘sehat’ dan penting untuk dimasukkan sebagai bagian dari pola makan sehat. Lemak sehat sebagai salah satu manfaat cumi-cumi ini membantu mengurangi kolesterol tinggi dengan meningkatkan kolesterol baik (HDL), dan menjaga kesehatan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).
Selain itu, lemak tak jenuh berfungsi sebagai sumber energi yang baik bagi tubuh. Lemak tak jenuh juga membantu tubuh menyerap jenis-jenis vitamin yang larut dalam lemak, misalnya vitamin A, D, E dan K.

2. Membangun otot karena tinggi protein
Cumi-cumi merupakan sumber protein yang baik. Setiap 100 gram cumi-cumi menyediakan 16 gram protein, atau sekitar 30 persen dari nilai asupan harian yang dibutuhkan pria dewasa. Protein ini dibutuhkan tubuh dalam membangun otot yang sehat, tetapi juga penting untuk diet karena membantu mengontrol nafsu makan. Tubuh memproses protein secara perlahan sehingga perut akan terasa kenyang lebih lama.

3. Memasok kebutuhan vitamin harian tubuh
Manfaat cumi-cumi lainnya adalah memasok kebutuhan vitamin dan mineral harian tubuh. Setiap 100 gram cumi-cumi mengandung sedikitnya 10 mcg vitamin A, 56 mcg vitamin B6, 1,3 mcg vitamin B12, 4,7 mg vitamin C, dan 1,2 mg vitamin E. Selain vitamin-vitamin tersebut, kandungan mineral yang bisa didapatkan antara lain 32 mg kalsium, 680 mcg zat besi, 33 mg magnesium, dan 44 mg sodium setiap 100 gram cumi-cumi. Vitamin dan mineral tersebut memegang peranan penting dalam perkembangan tubuh.

4. Rendah kandungan merkuri
Keamanan pangan laut selalu menjadi kekhawatiran banyak orang karena bahaya merkuri yang bersembunyi di baliknya. Merkuri telah lama diketahui dapat berdampak buruk pada sistem saraf tubuh. Untungnya, menurut laporan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), kandungan merkuri pada cumi-cumi termasuk rendah dan tidak pada tingkatan yang membahayakan sehingga aman untuk dikonsumsi.

Tapi jangan juga terlalu berlebihan makan cumi-cumi, Kandungan nutrisi dalam cumi-cumi yang terbilang baik bisa berubah menjadi senjata makan tuan bagi tubuh jika Anda keliru cara mengolahnya. Cumi-cumi seringkali digoreng tepung dalam minyak banyak, sehingga akan membuat nilai kandungan kalori dan lemak meningkat menjadi dua kali lipat.
Padahal, cumi itu sendiri memiliki kolesterol yang cukup tinggi (221 mg) yang telah memenuhi kebutuhan kolesterol harian senilai 73 persen. Jika Anda berlebihan mengonsumsi cumi-cumi, hal bisa berdampak pada tingkat kolesterol Anda.Kolesterol tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, lebih baik tumis cumi-cumi dengan minyak zaitun, dipanggang, atau sebagai campuran dalam sop seafood tanpa harus digoreng.

5.    Bawal Putih
Bawal putih juga dikenali dengan panggilan bawal cermin, kilat, dueh putih atau dueh bujang. Ia juga dipanggil Silver Pomfret. Bawal cermin berbentuk seperti rombus dan sedikit cembung. Bawal cermin dewasa kelihatan lebih lebar dan cembung. Mata terletak di bahagian kepala yang kelihatan seakan bersambung terus dengan badan.
Meskipun badan bawal cermin kelihatan lebar tetapi mulut dan matanya agak kecil dan berhimpun di sudut hujung bahagian kepala. Rahang atas dan bawah juga tidak boleh membuka dengan luas.
Mungkin juga bawal cermin mendapat namanya dari pantulan cahaya dari badannya yang berkilat dan berwarna perak. Garisan deria di badannya bermula dari insang hingga mencecah zon ekor.
Manakala sirip pektoral lebih panjang berbanding sirip dorsal dan ekor melengkung bentuk V. Warna - Badan bawal cermin diliputi sisik halus berwarna putih beralun perak dan bahagian sirip memancarkan warna kelabu. Sesetengah bahagian badannya diliputi bintik hitam halus.
Ikan Bawal banyak terdapat di Lautan Hindi selain Afrika, Malaysia dan Jepun.
Ikan Bawal hidup dan berenang secara berkumpulan. Biasanya pada musim tertentu bawal cermin boleh didapati dengan banyak. Ia juga dikatakan sering didapati beriringan dengan udang di dasar laut.
Pergerakan spesies bawal dalam berkawan menjadikannya sebagai tangkapan yang sesuai dengan menggunakan pukat. Bagaimanapun ia boleh ditangkap menggunakan pancing dan rawai.

6.    Daging Rajugan
Dalam pengolahaan pasca penangkapan rajungan maka kepiting langsung di olah sehingga di jual berupa daging rajungan yang terpisah pisah setiap bagian tubuh rajungan.
Daging-daging tеrѕеbut diteliti dan mendapatkan hasil уаng memuaskan. Daging rajungan disimpulkan memiliki nilai gizi уаng tinggi. Kandungan gizi ranjungan уаng paling menonjol аdаlаh protein, уаng memiliki nilai lebih besar daripada kepiting. 

Sеlаіn itu, hewan іnі јugа kaya аkаn karbohidrat, fosfor, kalsium, dan zat besi. Lebih dаrі itu, rajungan јugа diteliti memiliki bеbеrара jenis vitamin, khususnya vitamin A dan B1.
Dalam kesimpulannya, para peneliti mendapati bаhwа dalam 100 gram daging kepiting dan rajungan (rata-rata) berturut-turut sebesar 14,1 gram, 210 mg, 1,1 mg, 200 SI, dan 0,05 mg/100 g
Sеlаіn itu, mаѕіh ada penelitian lainnya уаng dilakukan terhadap hewan bernama latin P. Pelagicus ini. Salah satunya уаng dilakukan оlеh Muchtadi dan Sugiyono. Mеrеkа berdua mendapati bаhwа ada bеbеrара senyawa menarik dan populer уаng baik bagi tubuh manusia pada daging rajungan. Dі antaranya аdаlаh kalsium, karbohidrat, phosphor, zat besi, Vitamin A, dan Vitamin B.
Mеnurut mereka, rata-rata kepiting dan rajungan berutur-turut аdаlаh 14,1 %, 210 mg/100 g, 1,1 mg/100 g, 200 SI, dan 0,05 mg/100 g.
Dаrі penelitian ini, bіѕа diketahui bаhwа kandungan nutrisi pada rajungan bersaing ketat dеngаn kepiting уаng ѕudаh lebih dahulu dipercaya memiki nutrisi уаng tinggi dan baik untuk dikonsumsi оlеh manusia.
Sеlаіn itu, dаrі penelitian tеrѕеbut јugа ditemukan bаhwа kandungan protein pada rajungan betina lebih tinggi daripada rajungan jantan. Hal tеrѕеbut berbeda dеngаn kepiting уаng memiliki kandungan protein lebih tinggi jantannya daripada betina.
Dаrі pemaparan dі atas, bіѕа disimpulkan bаhwа kandungan gizi rajungan cukup tinggi dan cocok dijadikan ѕеbаgаі salah satu makanan sehat. Bаhkаn bіѕа рulа daging rajungan іnі masuk kе dalam jenis superfood.

Ditulis dan Disiarkan oleh :
Kak Rein dan Teteh Kisni
Mahasiswi PPL STAI AN-NADWAH Kuala Tungkal  
Acara : Rasio (Ragam dan Informasi) 
On Air : Rabu, 4 September 2019 / Pukul : 12.00 - 14.00 WIB



icons8_facebook_48 Comments
icon_logo32 0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Tinggalkan Komentar Sebelum Pergi


KIN RADIO 90,70 FM